Showing posts with label Budidaya Ikan Lele. Show all posts
Showing posts with label Budidaya Ikan Lele. Show all posts

Cara Memberi Makan Ikan Lele

http://buka-mata.blogspot.com/2012/04/cara-budidaya-ikan-lele.htmlCara Memberi Makan Ikan Lele Cara pemberian pakan ikan lele saat pembenihan dan pembesaran pada dasarnya tdk terlalu berbeda, namun ada perbedaan paling mendasar yaitu hanya pada pakan alami dan pakan tambahan. Pada saat pembenihan ada pemberian pakan alami berupa cacing sutera pada saat larva berumur lima hari, sementara pada segmen pembesaran jarang sekali adanya pemberian cacing sutera, sementara pada saat pembesaran, pemberian pakan tambahan berupa ayam tiren dan lainnya yang sejenis. Tata cara pemberian pakan ikan lele meliputi 3 hal :

1. Waktu Pemberian Pakan Ikan Lelel
  • Aturan/ cara pemberian pakan ikan lele yang pertama adalah tahu kapan waktu pemberian pakan, ini merupakan hal yang sangat penting, selain harus mengatur waktu pemberian pakan lele sesuai dgn jadwal yang tlah ditentukan, baik yang menggunakan tiga kali sehari atau lima sampai dgn enam kali sehari (setiap 3 jam). Pemberian pakan lele tdk boleh dimulai terlalu pagi atau lebih tepatnya sebelum jam sembilan pagi, hal ini berhubungan dengan pencemaran. Jika sebelum jam sembilan pagi permukaan air kolam masih tercemar oleh zat-zat yang merugikan yang dibawa oleh udara, sehingga jika pemberian pakan ikan lele terlalu pagi maka pakan akan tercampur dgn zat-zat tersebut dapat meracuni dan berbahaya bagi kesehatan ikan lele. Penyakit yang dapat ditimbulkan dr kebiasaan memberikan pakan yang terlalu pagi adl radang insang, yang diakibatkan oleh parasit.
2. Persiapan Pemberian Pakan Ikan Lele
  • Persiapan pemberian pakan untuk pelet, sebaiknya para peternak ikan lele harus membiasakan membibis (membasahi pelet dgn air, sebaiknya air hangat) pakan pelet yang akan diberikan, kecuali peletnya jenis yang tenggelam. Dengan membibis, ikan lele yang mempunyai sifat rakus tsb tdk akan memakan pelet secara berlebihan. Jika pemberian pelet dlm kondisi kering, maka ikan lele akan terus saja memakan pelet dgn rakus dan berlebihan padahal pelet tersebut nantinya akan mengembang di perut ikan, kondisi ini akan berakibat buruk pada kesehatan ikan lele bahkan dpt mengakibatkan kematian.
Aturan/ cara pemberian pakan ikan lele dr pakan tambahan persiapannya adl dgn cara membersihkan pakan tersebut dgn baik, misalnya sebelum pemberian cacing sutera, cacing tsb dicuci dahulu sebelum disebar ke kolam. Bila menggunakan ayam tiren pada saat pembesaran, maka sebaiknya ayam tersebut direbus saja, jangan dibakar, karena jika direbus akan lebih matang secara keseluruhan dan aman untuk dikonsumsi oleh lele.

3. Cara Memberikan Pakan

Tata Cara Pemberian pakan ikan lele jg perlu diperhatikan agar tepat guna.
  • Tata Cara Pemberian pakan ikan lele yang berbentuk pelet apung harus dilakukan dgn cara menyebar pelet menjadi tiga bagian, misalnya kolam ujung kanan, tengah dan ujung kiri, langkah pertama adl sebar pelet secukupnya di sisi ujung kanan kolam, setlah pelet habis, sebar lagi secukupnya pada sisi tengah kolam, setlah habis sebar lagi pada sisi ujung kiri kolam, lakukan proses tersebut sampai ikan lele kenyang. Ikan lele yang sudah kenyang akan terlihat adanya butir pelet yang tersisa pada saat ditebar di permukaan kolam. Metode pemberian pakan seperti ini dilakukan agar ikan lebih aktif bergerak.
  • Untuk pelet tenggelam cara memberikannya berbeda, pelet tenggelam tdk disebar, melainkan hanya ditebarkan pada satu titik, namun menebarnya sedikit-sedikit, karena lele termasuk ikan yang suka mengejar pakan yang bergerak, jadi dikhawatirkan pelet yang terlanjur tenggelam tdk dimakan lele, jika pada titik pemberian pakan pelet tenggelam respon ikan sudah nampak menurun, sebaiknya pemberian pakan dihentikan.
  • Di tahap pembenihan, pakan alami seperti halnya cacing sutera diberikan dgn cara disebar di sudut, di sisi dan di bagian tengah kolam, cacing sutera yang tlah dibersihkan lalu diambil seujung tangan kemudian diletakkan pada titik yang berbeda, teknik ini sangat efektif karena larva lele yang berjumlah ribuan akan rata mendapatkan makanan. Sementara pada tahap pembesaran, pemberian pakan tambahan seperti ayam tiren sebaiknya digantung, hal ini dilakukan agar sisa tulang yang berserakan pada dasar kolam tidak terlalu banyak dan dpt  segera dibuang, sisa tulang yang berserakan bisa sangat berbahaya bagi peternak lele pada saat panen atau menguras kolam, karena bisa saja terinjak dan melukai kaki.
 Demikian Cara Pemberian Pakan Ikan Lele , semoga bermanfaat.
http://buka-mata.blogspot.com/2012/04/cara-budidaya-ikan-lele.htmlCara Memberi Makan Ikan Lele Cara pemberian pakan ikan lele saat pembenihan dan pembesaran pada dasarnya tdk terlalu berbeda, namun ada perbedaan paling mendasar yaitu hanya pada pakan alami dan pakan tambahan. Pada saat pembenihan ada pemberian pakan alami berupa cacing sutera pada saat larva berumur lima hari, sementara pada segmen pembesaran jarang sekali adanya pemberian cacing sutera, sementara pada saat pembesaran, pemberian pakan tambahan berupa ayam tiren dan lainnya yang sejenis. Tata cara pemberian pakan ikan lele meliputi 3 hal :

1. Waktu Pemberian Pakan Ikan Lelel
  • Aturan/ cara pemberian pakan ikan lele yang pertama adalah tahu kapan waktu pemberian pakan, ini merupakan hal yang sangat penting, selain harus mengatur waktu pemberian pakan lele sesuai dgn jadwal yang tlah ditentukan, baik yang menggunakan tiga kali sehari atau lima sampai dgn enam kali sehari (setiap 3 jam). Pemberian pakan lele tdk boleh dimulai terlalu pagi atau lebih tepatnya sebelum jam sembilan pagi, hal ini berhubungan dengan pencemaran. Jika sebelum jam sembilan pagi permukaan air kolam masih tercemar oleh zat-zat yang merugikan yang dibawa oleh udara, sehingga jika pemberian pakan ikan lele terlalu pagi maka pakan akan tercampur dgn zat-zat tersebut dapat meracuni dan berbahaya bagi kesehatan ikan lele. Penyakit yang dapat ditimbulkan dr kebiasaan memberikan pakan yang terlalu pagi adl radang insang, yang diakibatkan oleh parasit.
2. Persiapan Pemberian Pakan Ikan Lele
  • Persiapan pemberian pakan untuk pelet, sebaiknya para peternak ikan lele harus membiasakan membibis (membasahi pelet dgn air, sebaiknya air hangat) pakan pelet yang akan diberikan, kecuali peletnya jenis yang tenggelam. Dengan membibis, ikan lele yang mempunyai sifat rakus tsb tdk akan memakan pelet secara berlebihan. Jika pemberian pelet dlm kondisi kering, maka ikan lele akan terus saja memakan pelet dgn rakus dan berlebihan padahal pelet tersebut nantinya akan mengembang di perut ikan, kondisi ini akan berakibat buruk pada kesehatan ikan lele bahkan dpt mengakibatkan kematian.
Aturan/ cara pemberian pakan ikan lele dr pakan tambahan persiapannya adl dgn cara membersihkan pakan tersebut dgn baik, misalnya sebelum pemberian cacing sutera, cacing tsb dicuci dahulu sebelum disebar ke kolam. Bila menggunakan ayam tiren pada saat pembesaran, maka sebaiknya ayam tersebut direbus saja, jangan dibakar, karena jika direbus akan lebih matang secara keseluruhan dan aman untuk dikonsumsi oleh lele.

3. Cara Memberikan Pakan

Tata Cara Pemberian pakan ikan lele jg perlu diperhatikan agar tepat guna.
  • Tata Cara Pemberian pakan ikan lele yang berbentuk pelet apung harus dilakukan dgn cara menyebar pelet menjadi tiga bagian, misalnya kolam ujung kanan, tengah dan ujung kiri, langkah pertama adl sebar pelet secukupnya di sisi ujung kanan kolam, setlah pelet habis, sebar lagi secukupnya pada sisi tengah kolam, setlah habis sebar lagi pada sisi ujung kiri kolam, lakukan proses tersebut sampai ikan lele kenyang. Ikan lele yang sudah kenyang akan terlihat adanya butir pelet yang tersisa pada saat ditebar di permukaan kolam. Metode pemberian pakan seperti ini dilakukan agar ikan lebih aktif bergerak.
  • Untuk pelet tenggelam cara memberikannya berbeda, pelet tenggelam tdk disebar, melainkan hanya ditebarkan pada satu titik, namun menebarnya sedikit-sedikit, karena lele termasuk ikan yang suka mengejar pakan yang bergerak, jadi dikhawatirkan pelet yang terlanjur tenggelam tdk dimakan lele, jika pada titik pemberian pakan pelet tenggelam respon ikan sudah nampak menurun, sebaiknya pemberian pakan dihentikan.
  • Di tahap pembenihan, pakan alami seperti halnya cacing sutera diberikan dgn cara disebar di sudut, di sisi dan di bagian tengah kolam, cacing sutera yang tlah dibersihkan lalu diambil seujung tangan kemudian diletakkan pada titik yang berbeda, teknik ini sangat efektif karena larva lele yang berjumlah ribuan akan rata mendapatkan makanan. Sementara pada tahap pembesaran, pemberian pakan tambahan seperti ayam tiren sebaiknya digantung, hal ini dilakukan agar sisa tulang yang berserakan pada dasar kolam tidak terlalu banyak dan dpt  segera dibuang, sisa tulang yang berserakan bisa sangat berbahaya bagi peternak lele pada saat panen atau menguras kolam, karena bisa saja terinjak dan melukai kaki.
 Demikian Cara Pemberian Pakan Ikan Lele , semoga bermanfaat.

Detail

Bahan dan Cara Membuat Pakan Ikan Lele

Bahan dan Cara Membuat Pakan Ikan Lele NAhhh berikut untuk sobat yang gemar dengan ternak ikan lele sedikit tips buat anda dimana berikut adalah cara membuat pakan ikan lele sendiri silahkan bisa di coba dengan pakan lele buatan sendiri maka akan sedikit menghemat dan juga mungkin akan meningkatkan kualitas lele berikut ulasannya tentang cara pembuatan pakan lele Oke kita langsung saja ke cara pembuatan pakan Tambahan cair organik untuk ikan lele, adapun bahan yang harus rekan budidaya lele sediakan adalah sebagai berikut :

1. Kotoran hewan sebanyak 10 KG (bisa menggunakan kotoran sapi atau kambing bisa juga kohe kerbau)

Kohe pakan organik lele
Kohe

2. Batang pisang (gedebog) dicacah sebanyak 2kg atau disesuaikan saja banyaknya
Gedebog pisang pakan lele
Gedebog Pisang

3. Jerami padi kering dicacah (banyaknya disesuaikan saja)
Jerami padi
Jerami Padi

4. Dedak halus sebanyak 5kg

Dedak Pakan alternatif
Dedak Halus

5. Tumbuhan air (bisa berupa azolla atau eceng gondok atau kayambang) di cacah  (banyaknya disesuaikan saja
azolla pakan alternatif
Azzolla

6. Gula putih sebanyak 1kg (dicairkan terlebih dahulu)
Gula pakan ikan lele
Gula Putih

7. Probiotik ikan 1/2 liter
Probiotik lele
Probiotic


Adapun cara meramu bahan pakan cair organik untuk lele di atas adalah sebagai berikut :
  1. Bahan pakan cair organik nomor satu (1)sampai dengan nomor 5 dicampurkan semuanya sampai merata
  2. Masukan campuran bahan tadi kedalam wadah (bisa ember atau tong plastik)
  3. Gula yg sudah dicairkan (sudah dingin) campurkan dengan probiotik ikan yang sudah kita sediakan, aduk sampai rata.
  4. Siramkan campuran cairan gula dan probiotic tadi ke bahan campuran yang sudah ada di dalam wadah secara merata dan aduk kembali. 
  5. Tutup rapat wadah tersebut, usahakan untuk memberikan pentilasi udara agar gas yang ada pada bahan yang ada dalam wadah bisa terbuang (bisa menggunakan selang kecil atau dibolongi di bagian atas dengan diameter 1,5 cm atau lihat gambar tutup tong di bawah)
  6. Simpan adonan bahan pakan tambahan cair organik untuk ikan lele tadi selama 1 minggu.

tong pupuk cair pakan lele
Permentasi dalam tong plastik

Setelah semua persiapan di atas selesai dan bahan pakan tambahan cair organik telah kita simpan kini saatnya kita membuat kolam untuk pematangan hasil permentasi bahan di atas, ukuran kolam yang ideal untuk pematangan bahan tadi yaitu 1 x 3m x 50cm atau bisa juga ukuran 2 x 4m bahan kolam bisa menggunakan terpal atau kolam tembok.

pada persiapan kolam untuk bahan pupuk organik cair pakan lele ini kita isi dengan air sampai ketinggian 40 cm dan kita tabur dengan probiotik ikan sebanyak 1/2 liter. setelah permentasi bahan akan cair organik lele dalam tong mencapai 1 minggu maka kita taburkan semuanya kedalam kolam tadi dan kita biarkan lagi selama 3 minggu.

biasanya setelah mencapai 3 minggu maka akan tumbuh hewan kecil dalam kolam seperti jenitik kutu air dan lain sebagainya, bila hewan kecil tersebut sudah tumbuh maka itu menandakan bahwa pakan alternatif pupuk cair ikan lele sudah siap kita berikan. Adapun untuk cara pemberiannya yaitu dengan mengambil airnya sebanyak 5-10liter setiap 3 hari sekali untuk pakan lele budidaya.
Bahan dan Cara Membuat Pakan Ikan Lele NAhhh berikut untuk sobat yang gemar dengan ternak ikan lele sedikit tips buat anda dimana berikut adalah cara membuat pakan ikan lele sendiri silahkan bisa di coba dengan pakan lele buatan sendiri maka akan sedikit menghemat dan juga mungkin akan meningkatkan kualitas lele berikut ulasannya tentang cara pembuatan pakan lele Oke kita langsung saja ke cara pembuatan pakan Tambahan cair organik untuk ikan lele, adapun bahan yang harus rekan budidaya lele sediakan adalah sebagai berikut :

1. Kotoran hewan sebanyak 10 KG (bisa menggunakan kotoran sapi atau kambing bisa juga kohe kerbau)

Kohe pakan organik lele
Kohe

2. Batang pisang (gedebog) dicacah sebanyak 2kg atau disesuaikan saja banyaknya
Gedebog pisang pakan lele
Gedebog Pisang

3. Jerami padi kering dicacah (banyaknya disesuaikan saja)
Jerami padi
Jerami Padi

4. Dedak halus sebanyak 5kg

Dedak Pakan alternatif
Dedak Halus

5. Tumbuhan air (bisa berupa azolla atau eceng gondok atau kayambang) di cacah  (banyaknya disesuaikan saja
azolla pakan alternatif
Azzolla

6. Gula putih sebanyak 1kg (dicairkan terlebih dahulu)
Gula pakan ikan lele
Gula Putih

7. Probiotik ikan 1/2 liter
Probiotik lele
Probiotic


Adapun cara meramu bahan pakan cair organik untuk lele di atas adalah sebagai berikut :
  1. Bahan pakan cair organik nomor satu (1)sampai dengan nomor 5 dicampurkan semuanya sampai merata
  2. Masukan campuran bahan tadi kedalam wadah (bisa ember atau tong plastik)
  3. Gula yg sudah dicairkan (sudah dingin) campurkan dengan probiotik ikan yang sudah kita sediakan, aduk sampai rata.
  4. Siramkan campuran cairan gula dan probiotic tadi ke bahan campuran yang sudah ada di dalam wadah secara merata dan aduk kembali. 
  5. Tutup rapat wadah tersebut, usahakan untuk memberikan pentilasi udara agar gas yang ada pada bahan yang ada dalam wadah bisa terbuang (bisa menggunakan selang kecil atau dibolongi di bagian atas dengan diameter 1,5 cm atau lihat gambar tutup tong di bawah)
  6. Simpan adonan bahan pakan tambahan cair organik untuk ikan lele tadi selama 1 minggu.

tong pupuk cair pakan lele
Permentasi dalam tong plastik

Setelah semua persiapan di atas selesai dan bahan pakan tambahan cair organik telah kita simpan kini saatnya kita membuat kolam untuk pematangan hasil permentasi bahan di atas, ukuran kolam yang ideal untuk pematangan bahan tadi yaitu 1 x 3m x 50cm atau bisa juga ukuran 2 x 4m bahan kolam bisa menggunakan terpal atau kolam tembok.

pada persiapan kolam untuk bahan pupuk organik cair pakan lele ini kita isi dengan air sampai ketinggian 40 cm dan kita tabur dengan probiotik ikan sebanyak 1/2 liter. setelah permentasi bahan akan cair organik lele dalam tong mencapai 1 minggu maka kita taburkan semuanya kedalam kolam tadi dan kita biarkan lagi selama 3 minggu.

biasanya setelah mencapai 3 minggu maka akan tumbuh hewan kecil dalam kolam seperti jenitik kutu air dan lain sebagainya, bila hewan kecil tersebut sudah tumbuh maka itu menandakan bahwa pakan alternatif pupuk cair ikan lele sudah siap kita berikan. Adapun untuk cara pemberiannya yaitu dengan mengambil airnya sebanyak 5-10liter setiap 3 hari sekali untuk pakan lele budidaya.

Detail

USAHA BUDIDAYA Ternak LELE BAGI PEMULA

USAHA BUDIDAYA LELE BAGI PEMULA Silahkan semoga sedikit memberi pencerahan untuk membudidayakan lele yang saat ini lagi banyak peminat dan akan kebutuhan pasar yang meningkat.?

Berikut ini akan disampaikan analisa budidaya lele 8 m X 4 m dikolam terpal bagi pemula. Analisa ini untuk harga di wilayah jogja dan sekitarnya.

Untuk tahap awal yang harus dipersiapkan adalah 2 hal :


A. Investasi infrastruktur jangka panjang
Point ini meliputi :
1. Terpal 10 m X 6 m kualitas A6 bertahan 5 tahun Rp. 360.000,-
2. Sekam 3 m kubik Rp. 10.000,-
3. Biaya gali kolam Rp. 200.000,-

B. Modal 1 kali tebar
1. Benih 3.500 ekor size 4-6 cm, 100 ekor/m @ Rp. 100,- = Rp. 350.000,-.
Benih ditebar paling cepat 1 minggu setelah penggaraman.
2. Garam Persiapan 1 kali tebar 2 ons/m = 6 kg kubik Rp. 5.000,-
3. Pakan 3,5 kuintal/350 Kg, 1kg pakan Rp. 6.560,-
4. Obat-obatan dan vitamin Rp. 10.000,-

Lama budidaya 2 bulan dengan hasil panen :
1. 1 kuintal lele konsumsi
2. Size 7-12 ekor/kg

Kesimpulan analisa budidaya kolam 8 m X 4 m adalah :
“setiap 1.000 ekor benih, 1 kuintal pakan akan menghasilkan 1 kuintal lele konsumsi”

Atau dengan kata lain untuk modal 1 kali tebar/1 kali budidaya per 1000 ekor adalah :
1. Benih 1000 ekor, @ Rp. 100,- = Rp. 100.000,-
2. Garam 2 ons/m = 6 kg kubik Rp. 5.000,-
3. Pakan 1 kuintal/100 Kg, 1kg pakan Rp. 6.560,- = Rp. 656.000,-
4. Obat-obatan dan vitamin Rp. 10.000,-
5. Penyusutan kolam 5 tahun Rp.50.000,-
6. Hasil panen 1 kuintal X Rp. 10.000 = Rp.1.000.000,-

Dari hasil analisa tersebut keuntungan budidaya kurang lebih 27 persen.
Semoga bermanfaat. *[adm]
Artikel diambil dari : Trunojoyo Fishery
USAHA BUDIDAYA LELE BAGI PEMULA Silahkan semoga sedikit memberi pencerahan untuk membudidayakan lele yang saat ini lagi banyak peminat dan akan kebutuhan pasar yang meningkat.?

Berikut ini akan disampaikan analisa budidaya lele 8 m X 4 m dikolam terpal bagi pemula. Analisa ini untuk harga di wilayah jogja dan sekitarnya.

Untuk tahap awal yang harus dipersiapkan adalah 2 hal :


A. Investasi infrastruktur jangka panjang
Point ini meliputi :
1. Terpal 10 m X 6 m kualitas A6 bertahan 5 tahun Rp. 360.000,-
2. Sekam 3 m kubik Rp. 10.000,-
3. Biaya gali kolam Rp. 200.000,-

B. Modal 1 kali tebar
1. Benih 3.500 ekor size 4-6 cm, 100 ekor/m @ Rp. 100,- = Rp. 350.000,-.
Benih ditebar paling cepat 1 minggu setelah penggaraman.
2. Garam Persiapan 1 kali tebar 2 ons/m = 6 kg kubik Rp. 5.000,-
3. Pakan 3,5 kuintal/350 Kg, 1kg pakan Rp. 6.560,-
4. Obat-obatan dan vitamin Rp. 10.000,-

Lama budidaya 2 bulan dengan hasil panen :
1. 1 kuintal lele konsumsi
2. Size 7-12 ekor/kg

Kesimpulan analisa budidaya kolam 8 m X 4 m adalah :
“setiap 1.000 ekor benih, 1 kuintal pakan akan menghasilkan 1 kuintal lele konsumsi”

Atau dengan kata lain untuk modal 1 kali tebar/1 kali budidaya per 1000 ekor adalah :
1. Benih 1000 ekor, @ Rp. 100,- = Rp. 100.000,-
2. Garam 2 ons/m = 6 kg kubik Rp. 5.000,-
3. Pakan 1 kuintal/100 Kg, 1kg pakan Rp. 6.560,- = Rp. 656.000,-
4. Obat-obatan dan vitamin Rp. 10.000,-
5. Penyusutan kolam 5 tahun Rp.50.000,-
6. Hasil panen 1 kuintal X Rp. 10.000 = Rp.1.000.000,-

Dari hasil analisa tersebut keuntungan budidaya kurang lebih 27 persen.
Semoga bermanfaat. *[adm]
Artikel diambil dari : Trunojoyo Fishery

Detail

Cara Membuat Kolam Ikan Lele Yang Baik Dan Ideal

Bagi pembudidaya ikan lele, tentunya hal yang paling utama yaitu membuat kolam ikan lele yang baik dan ideal untuk ikan lele supaya nantinya lele bisa berkembang dengan baik. Dalam pembuatan kolam ikan lele diperlukan beberapa hal agar bisa ideal dan baik. Nahhhhhh, hal tersebut dijelaskan  dibawah ini


Cara Membuat Kolam Ikan Lele

  • Persiapan pertama
Menentukan ukuran ( tergantung luas lahan ) kemudian tarik benang supaya bisa lurus.
Gemburkan tanah dan campur dengan air (jangan terlalu encer ) selanjutnya buat gundukan.Untuk ukuran kedalaman air minimal 1,2M , maximal 1,4M untuk ikan.




Setelah gundukan tampak agak kering ( jangan sampai kering karena akan mengalami kesulitan ), rapikan gundukan dengan solet. Agar tampak rapi baiknya ditarik benang kembali.

Ratakan dasar kolam kalau perlu dibenang, kemudian buat galian di tepi dasar kolam keliling lebar ±100mm dan dalam ±150mm, gunanya untuk pemasangan terpal agar tidak mengalami kebocoran/penyusutan air yang sangat cepat. Tanah bekas galian letakkan dekat dengan galian tujuannya untuk menutup kembali galian setelah terpal dipasang agar tidak melayang tertiup angin waktu proses pemasangan.



setelah di rapikan sisinya 
kamu beri sekam dengan ketebalan kurang lebih 10 centimeter

Dan setelah ditaburi dengan sekam, barulah di tutup dengan terpal



Dan Terakhir kalau sudah jadi seperti gambar dibawah ini



Cara pembuatan kolam lele yang baik dan ideal diatas mungkin bisa menjadi referensi temen - temen dan juga bisa bermanfaat buat temen2.
Kalau temen2 menginginkan wajah putih, bisa kunjungi link cara memutihkan wajah . hehehehehehehhehehheeeee :)
Bagi pembudidaya ikan lele, tentunya hal yang paling utama yaitu membuat kolam ikan lele yang baik dan ideal untuk ikan lele supaya nantinya lele bisa berkembang dengan baik. Dalam pembuatan kolam ikan lele diperlukan beberapa hal agar bisa ideal dan baik. Nahhhhhh, hal tersebut dijelaskan  dibawah ini


Cara Membuat Kolam Ikan Lele

  • Persiapan pertama
Menentukan ukuran ( tergantung luas lahan ) kemudian tarik benang supaya bisa lurus.
Gemburkan tanah dan campur dengan air (jangan terlalu encer ) selanjutnya buat gundukan.Untuk ukuran kedalaman air minimal 1,2M , maximal 1,4M untuk ikan.




Setelah gundukan tampak agak kering ( jangan sampai kering karena akan mengalami kesulitan ), rapikan gundukan dengan solet. Agar tampak rapi baiknya ditarik benang kembali.

Ratakan dasar kolam kalau perlu dibenang, kemudian buat galian di tepi dasar kolam keliling lebar ±100mm dan dalam ±150mm, gunanya untuk pemasangan terpal agar tidak mengalami kebocoran/penyusutan air yang sangat cepat. Tanah bekas galian letakkan dekat dengan galian tujuannya untuk menutup kembali galian setelah terpal dipasang agar tidak melayang tertiup angin waktu proses pemasangan.



setelah di rapikan sisinya 
kamu beri sekam dengan ketebalan kurang lebih 10 centimeter

Dan setelah ditaburi dengan sekam, barulah di tutup dengan terpal



Dan Terakhir kalau sudah jadi seperti gambar dibawah ini



Cara pembuatan kolam lele yang baik dan ideal diatas mungkin bisa menjadi referensi temen - temen dan juga bisa bermanfaat buat temen2.
Kalau temen2 menginginkan wajah putih, bisa kunjungi link cara memutihkan wajah . hehehehehehehhehehheeeee :)

Detail

Berbagai Jenis Ikan Lele

Perlu diketahui bahwa ikan lele tidak hanya satu jenis saja. Banyak jenis-jenis ikan lele, dan disini kamu akan mengetahui berbagai macam jenis ikan lele.
Monggo dileat langsung dibawah ini

  • Nama ikan lele berdasarkan daerah
  1. Ikan Kalang (Sumatra Barat)
  2. Ikan Maut (Gayo dan Aceh)
  3. Ikan Kalang Putih (Padang)
  4. Ikan Duri (Sumatera Selatan)
  5. Ikan Sibakut (Karo)
  6. Ikan Pintet, ikan Kaleh (Kalimantan Selatan)
  7. Ikan Penang (Kalimantan Timur)
  8. Ikan Keling (Makassar)
  9. Ikan Cepi (Sulawesi Selatan)
  10. Ikan Lele, Wais, dan Lindi (Jawa Tengah)
  11. Ikan Wiru (Jawa Barat)
Jika didaerah kamu ada julkan ikan lele, boleh juga tuh ditambahkan.


Di Indonesia ada berbagai jenis lele yang bisa di pelihara. Berikut ini adalah jenis-jenis yang dapat dikembangkan di Indonesia:
  1. Clarias batrachus, dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Sumatera Utara), dan ikan pintet (Kalimantan Selatan).
  2. Clarias teysmani, dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat), Kalang putih (Padang).
  3. Clarias melanoderma, yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru (Jawa Barat).
  4. Clarias nieuhofi, yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa), limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan Selatan).
  5. Clarias loiacanthus, yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat), ikan penang (Kalimantan Timur).
  6. Clarias gariepinus, yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba), King cat fish, berasal dari Afrika.
Gimana? ada yang kamu kenali gag nama-nama ikan lele diatas. heheheheeeeeeeeee
Bagi kamu yang belajar dibidang bimbingan konseling, klik link Landasan Bimbingan Konseling .
Perlu diketahui bahwa ikan lele tidak hanya satu jenis saja. Banyak jenis-jenis ikan lele, dan disini kamu akan mengetahui berbagai macam jenis ikan lele.
Monggo dileat langsung dibawah ini

  • Nama ikan lele berdasarkan daerah
  1. Ikan Kalang (Sumatra Barat)
  2. Ikan Maut (Gayo dan Aceh)
  3. Ikan Kalang Putih (Padang)
  4. Ikan Duri (Sumatera Selatan)
  5. Ikan Sibakut (Karo)
  6. Ikan Pintet, ikan Kaleh (Kalimantan Selatan)
  7. Ikan Penang (Kalimantan Timur)
  8. Ikan Keling (Makassar)
  9. Ikan Cepi (Sulawesi Selatan)
  10. Ikan Lele, Wais, dan Lindi (Jawa Tengah)
  11. Ikan Wiru (Jawa Barat)
Jika didaerah kamu ada julkan ikan lele, boleh juga tuh ditambahkan.


Di Indonesia ada berbagai jenis lele yang bisa di pelihara. Berikut ini adalah jenis-jenis yang dapat dikembangkan di Indonesia:
  1. Clarias batrachus, dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Sumatera Utara), dan ikan pintet (Kalimantan Selatan).
  2. Clarias teysmani, dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat), Kalang putih (Padang).
  3. Clarias melanoderma, yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru (Jawa Barat).
  4. Clarias nieuhofi, yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa), limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan Selatan).
  5. Clarias loiacanthus, yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat), ikan penang (Kalimantan Timur).
  6. Clarias gariepinus, yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba), King cat fish, berasal dari Afrika.
Gimana? ada yang kamu kenali gag nama-nama ikan lele diatas. heheheheeeeeeeeee
Bagi kamu yang belajar dibidang bimbingan konseling, klik link Landasan Bimbingan Konseling .

Detail

Cara Mudah Membuat Pakan Ikan Lele



Bisa bertumbuhnya lele denga baik karena makanannya, makanan yang mengandung gizi dan protein. Kalau kamu pengen buat pakan ikan lele, aku punya referensi mengenai bahan-bahan untuk membut pakan ikan lele.

  • Bahan bahan untuk pembuatan pakan
1. dedak halus (karbohidrat)
2. tepung kedelai (protein)
3. tepung jagung (karbohidrat)
4. bekicot (protein)
5. cacing (protein)
6. tepung daun pepaya, lamtoro, (protein dan karbohidrat)
  • Atur Komposisinya
Atur komposisinya tidak harus semuanya, cukup salah satu dari yang diatas.
1. 1,2,3,dengan porsi 50 :20 :30
2. 1,2,4 dengan porsi 50 :20 :30
3. 1,2,5 dengan porsi 50 :20 :30
4. 1,2,6 dengan porsi 50 :20 :30

  • Cara Pembuatan
1. Semua bahan dicampur
2. Aduk rata dengan air panas
3. Lemparkan ke kolam dalam bentuk basah (untuk satu hari saja)
kalau ingin tahan lebih lama di cetak seperti pelet giling aja dengan gilingan daging and dijemur hingga kering,tahan hingga 3 hari(untuk kapasitas kecil ,1-10 kg perhari)

  • Alternatif lain
1. Kalau dekat dengan peternakan ayam potong minta aja ayam matinya terus bakar hingga bulunya abis setelah itu lemparkan ke kolam.
2. Kalau dekat dengan sawah cari aja belalang yang banyak setelah itu lemparkan hidup2 pasti dimakan sama lele.
3. Kalau punya tanaman kangkung, kasih juga kangkung.

  • Alternatif dengan menggunakan bahan organik

Kumpulkan limbah kotoran sapi ke dalam bak yang dicampur air beserta enzim bakteri silanace (sejenis obat untuk penguraian kotoran sapi bisa anda dapatkan di toko pertanian terdekat)untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Selang lima hari kemudian, dengan proses aerasi, kotoran sapi yang telah berbentuk cairan siap diberikan ke ikan lele dengan cara di siramkan.

Selain pembuatan diatas yang mudah, juga bisa menghemat biaya.
Semoga bisa bermanfaat buat kamu. Dan bagi kamu yang suka dengan hal yang aneh dan unik2. klik aja link  Ikan Langka Dan Unik Didunia .


Bisa bertumbuhnya lele denga baik karena makanannya, makanan yang mengandung gizi dan protein. Kalau kamu pengen buat pakan ikan lele, aku punya referensi mengenai bahan-bahan untuk membut pakan ikan lele.

  • Bahan bahan untuk pembuatan pakan
1. dedak halus (karbohidrat)
2. tepung kedelai (protein)
3. tepung jagung (karbohidrat)
4. bekicot (protein)
5. cacing (protein)
6. tepung daun pepaya, lamtoro, (protein dan karbohidrat)
  • Atur Komposisinya
Atur komposisinya tidak harus semuanya, cukup salah satu dari yang diatas.
1. 1,2,3,dengan porsi 50 :20 :30
2. 1,2,4 dengan porsi 50 :20 :30
3. 1,2,5 dengan porsi 50 :20 :30
4. 1,2,6 dengan porsi 50 :20 :30

  • Cara Pembuatan
1. Semua bahan dicampur
2. Aduk rata dengan air panas
3. Lemparkan ke kolam dalam bentuk basah (untuk satu hari saja)
kalau ingin tahan lebih lama di cetak seperti pelet giling aja dengan gilingan daging and dijemur hingga kering,tahan hingga 3 hari(untuk kapasitas kecil ,1-10 kg perhari)

  • Alternatif lain
1. Kalau dekat dengan peternakan ayam potong minta aja ayam matinya terus bakar hingga bulunya abis setelah itu lemparkan ke kolam.
2. Kalau dekat dengan sawah cari aja belalang yang banyak setelah itu lemparkan hidup2 pasti dimakan sama lele.
3. Kalau punya tanaman kangkung, kasih juga kangkung.

  • Alternatif dengan menggunakan bahan organik

Kumpulkan limbah kotoran sapi ke dalam bak yang dicampur air beserta enzim bakteri silanace (sejenis obat untuk penguraian kotoran sapi bisa anda dapatkan di toko pertanian terdekat)untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Selang lima hari kemudian, dengan proses aerasi, kotoran sapi yang telah berbentuk cairan siap diberikan ke ikan lele dengan cara di siramkan.

Selain pembuatan diatas yang mudah, juga bisa menghemat biaya.
Semoga bisa bermanfaat buat kamu. Dan bagi kamu yang suka dengan hal yang aneh dan unik2. klik aja link  Ikan Langka Dan Unik Didunia .

Detail

Cara Mengatasi Larva Capung pada Ikan Lele

Cara Mengatasi Larva Capung pada Ikan Lele nahhh untuk anda yang benar benar seius di bidang ternak ikan lele berikut ini saya punya tips mengatasihama pada ternak lele anda untuk lebih jelasnya silahkan bisa klik link penyakit ikan lele

Walaupun lele termasuk ikan yang tahan banting, peternak lele perlu memperhatikan secara serius masalah penyakit dan hama yang dapat mengakibatkan kerugian besar pada usaha lele. Lele yang terserang penyakit dapat menularkan penyakit tersebut kepada ikan lele lainnya dan dapat mengakibatkan kematian missal secara mendadak.

Untuk mencegah hama dan penyakit, peternak harus mengenal lebih dekat masalah penyakit,hama dan masalah umum lainnya karena cara pemeliharaan yang kurang baik.

Jenis Penyakit Ikan Lele 


Selebihnya dan sekurangnya saya mohon maaf hahahha saya bukan peternak lele hahahaha untuk anda yang sebidang dengan saya Konseling silahkan belajar di blog saya tentang pengertian bimbingan dan konseling terima kasih telah berkunjung semoga bermanfaat dan sedikit membarikan Ilmu baru buat agan.
Cara Mengatasi Larva Capung pada Ikan Lele nahhh untuk anda yang benar benar seius di bidang ternak ikan lele berikut ini saya punya tips mengatasihama pada ternak lele anda untuk lebih jelasnya silahkan bisa klik link penyakit ikan lele

Walaupun lele termasuk ikan yang tahan banting, peternak lele perlu memperhatikan secara serius masalah penyakit dan hama yang dapat mengakibatkan kerugian besar pada usaha lele. Lele yang terserang penyakit dapat menularkan penyakit tersebut kepada ikan lele lainnya dan dapat mengakibatkan kematian missal secara mendadak.

Untuk mencegah hama dan penyakit, peternak harus mengenal lebih dekat masalah penyakit,hama dan masalah umum lainnya karena cara pemeliharaan yang kurang baik.

Jenis Penyakit Ikan Lele 


Selebihnya dan sekurangnya saya mohon maaf hahahha saya bukan peternak lele hahahaha untuk anda yang sebidang dengan saya Konseling silahkan belajar di blog saya tentang pengertian bimbingan dan konseling terima kasih telah berkunjung semoga bermanfaat dan sedikit membarikan Ilmu baru buat agan.

Detail

Waspadai Penyakit Dalam Tubuh Ikan Lele Kamu

Bagi peternak lele, tentu saja kamu gag mau kan kalau ikan lele kamu terkena penyakit dan akhirnya banyak yang mati terus rugi :(.
Nahhh, kenali dan atasi penyakit dalam ikan lele. Disini akan dibahas tentang apa saja penyakit ikan lele dan bagaimana cara mengatasinnya.
  • Larva Capung
Larva capung ini merupakan salah satu spesiesnya anax junius. Fase dewasanya dapat mencapai panjang 76 mm. cirri fisik larva capung yaitu kepala kehijauan dan  berwarna kebiruan di bagian perut hama ini hama ini sulit di basmi karena berada di bawah permukaan air untuk tindakan pencegahan dapat di lakukan dengan cara menutupi bagian atas kolam dengan  paranet  agar induk capung dewasa tidak bisa meletakkan telurnya kedalam kolam selain itu lakukan pembersihan kolam dari tanaman kecil yang tumbuh di permukaan kolam sebelum kolam di gunakan kembali.
  • Bakterial atau Viral
Gejala klinis di cirikan luka di tubuh dan berdarah, perut membesar, lendir mencair, sisik mengelupas, dan timbul borok. Dalam waktu singkat kondisi ikan lemah, sering muncul ke permukaan, lalu mati.
Dan sangat perlu diwaspadai penyakit tersebut.
Bakteri ini disebabkan karena kolam yang tercemar bahan organik, air kolam kurang baik atau perbedaan suhu siang dan malam juga berperan munulnya penyakit ini.
  • Ikan Lele Menguning
Biasannya seluruh tubuh ikan lele kekuningan Gerakan di air masih lincah, namun setelah dipanen dan jika penanganan panen tdak bagus, akan terlihat lemas dan bisa mati Sering terjadi kematian massal dalam waktu yang relatif singkat.
Penyebab penyakit ini karena kualitas air Budidaya kurang baik ( air bau dan keruh ) Penggantian air jarang dilakukan dan tidak pernah melakukan sterilisasi air kolam dengan menggunakan Atiseptik , untuk mengurangi kepadatan bakteri.
Cara penanganannya yaitu Menjaga kwalitas air kolam budidaya dengan sering melakukan pembuangan dasar kolam sekitar 10% dari volume air, kemudian lakukan pengisian air kembali ( sirkulasi ) Lakukan proses Sterilisasi pada kolam budidaya menggunakan Boster Blue Copper seminggu sekali untuk menjaga kepadatan bakteri dalam kolam Gunakan Probiotik, Boster Aquaenzym 3 hari sekali untuk memperbaiki kwalitas air ( untuk menguraikan bahan organik dalam kolam).

Kalau kamu memelihara ikan lele, ketahui penyakit apa apa saja yang bisa membahayakan lele kamu.
Jika lele kamu mengidap penyakit yang dijelaskan diatas, segera tangani dan semoga berhasil.
Sukses dalam berbudidaya :)
Bagi peternak lele, tentu saja kamu gag mau kan kalau ikan lele kamu terkena penyakit dan akhirnya banyak yang mati terus rugi :(.
Nahhh, kenali dan atasi penyakit dalam ikan lele. Disini akan dibahas tentang apa saja penyakit ikan lele dan bagaimana cara mengatasinnya.
  • Larva Capung
Larva capung ini merupakan salah satu spesiesnya anax junius. Fase dewasanya dapat mencapai panjang 76 mm. cirri fisik larva capung yaitu kepala kehijauan dan  berwarna kebiruan di bagian perut hama ini hama ini sulit di basmi karena berada di bawah permukaan air untuk tindakan pencegahan dapat di lakukan dengan cara menutupi bagian atas kolam dengan  paranet  agar induk capung dewasa tidak bisa meletakkan telurnya kedalam kolam selain itu lakukan pembersihan kolam dari tanaman kecil yang tumbuh di permukaan kolam sebelum kolam di gunakan kembali.
  • Bakterial atau Viral
Gejala klinis di cirikan luka di tubuh dan berdarah, perut membesar, lendir mencair, sisik mengelupas, dan timbul borok. Dalam waktu singkat kondisi ikan lemah, sering muncul ke permukaan, lalu mati.
Dan sangat perlu diwaspadai penyakit tersebut.
Bakteri ini disebabkan karena kolam yang tercemar bahan organik, air kolam kurang baik atau perbedaan suhu siang dan malam juga berperan munulnya penyakit ini.
  • Ikan Lele Menguning
Biasannya seluruh tubuh ikan lele kekuningan Gerakan di air masih lincah, namun setelah dipanen dan jika penanganan panen tdak bagus, akan terlihat lemas dan bisa mati Sering terjadi kematian massal dalam waktu yang relatif singkat.
Penyebab penyakit ini karena kualitas air Budidaya kurang baik ( air bau dan keruh ) Penggantian air jarang dilakukan dan tidak pernah melakukan sterilisasi air kolam dengan menggunakan Atiseptik , untuk mengurangi kepadatan bakteri.
Cara penanganannya yaitu Menjaga kwalitas air kolam budidaya dengan sering melakukan pembuangan dasar kolam sekitar 10% dari volume air, kemudian lakukan pengisian air kembali ( sirkulasi ) Lakukan proses Sterilisasi pada kolam budidaya menggunakan Boster Blue Copper seminggu sekali untuk menjaga kepadatan bakteri dalam kolam Gunakan Probiotik, Boster Aquaenzym 3 hari sekali untuk memperbaiki kwalitas air ( untuk menguraikan bahan organik dalam kolam).

Kalau kamu memelihara ikan lele, ketahui penyakit apa apa saja yang bisa membahayakan lele kamu.
Jika lele kamu mengidap penyakit yang dijelaskan diatas, segera tangani dan semoga berhasil.
Sukses dalam berbudidaya :)

Detail

Cepat Panen Ternak Lele

Bagi kamu yang ingin mulai usaha ternak lele, disini akan saya kasih tau bagaimana cara beternak ikan lele. yang pertama dibuat itu pastinya tempat untuk budidaya lele. Nah, dibawah ini akan dijelaskan cara beternak lele didalam kolam terpal ato plastik.
Yuuuuuukk langsung saja kita baca dibawah ini

  • Budidaya ikan lele didalam kolam terpal ato plastik
Budidaya atau ternak ikan lele jumbo di kolam plastikdilakukan dengan cara beli terpal plastik yang banyak dijual di toko, seharga 70 ribuan (yang lebih mahal juga ada), tapi ini kualitasnya sudah cukup bagus. Pasang terpal plastik ke lubang kolam yang telah digali, kedalaman tanah 30 cm, tinggi permukaan tanah (dengan tanah urug sebelumnya) naik kan jadi 20-30 cm lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Sebagian di atas kolam dibuat atap pelindung, juga bagus. Sebagian terkena cahaya langsung matahari.
  • Kegiatan Pemeliharaanya
  1. Pertama kali buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah sedalam 30 cm, tanah galian lalu urug-kan saja ke sekitar pinggir calon kolam.
  2. Kedua Isi kolam dengan air bebas pencemaran bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM yg sudah diendapkan. kolam sebaiknya diberi pupuk kandang,urea,tsp dan didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton, kolam harus dlm kondisi air tdk jalan krn lele rentan terhadap perubahan air yg terus menerus dan lele akan selalu meloncat kearah sumber air mengalir. kedalaman kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm. Air kondisikan alami seperti di rawa/sungai, perbanyak tanaman air. Beri tanam-tanaman air juga bagus,semisal teratai, ganggang air, kangkung, dsb.sampai satu minggu jgn dulu kasih pakan (biarkan lele makan pakan alami tadi)
  3. Ketiga masukkan benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa, harganya sekitar 100-150 rupiah per ekor.  Coba isi kolam tadi dengan 300-400 ekor benih ikan lele. Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu
    kolam.
  4. Berikan pakan dua kali dalam sehari. Pakannya adalah pelet dan menu tambahan cacahan jeroan ayam. Menu tambahan ini ikan bisa cepat besar. Menu tambahan ini juga meningkatkan pertumbuhan lele. “Kalau biasanya sekilo ada tujuh ekor, setelah diberi pakan tambahan sekilo cuma enam ekor. Seandainya pakan tidak dikombinasi dengan jeroan ayam, satu periode panen memerlukan 30 karung pelet. Jika ditambah jeroan ayam sebanyak 50 kg dalam satu periode pemeliharaan, pelet bisa dikurangi separuhnya.
  5. Selain itu, masa panen (ukuran konsumsi) lele relatif lebih cepat daripada ikan konsumsi lainnya. Kalau gurami baru bisa dipanen sekitar delapan bulan. Lele sekitar 50 hari, kata seorang peternak lele.
Nah, itu saja informasi yang aku berikan mengenai budidaya ikan lele didalam terpal atau plastik. Semoga bisa menjadi wawasan kamu dalam pembuatan kolam lele. Selamat ber_Usaha ikan lele dan bisa sukses. heeheeeheeee
Bagi kamu yang ingin mulai usaha ternak lele, disini akan saya kasih tau bagaimana cara beternak ikan lele. yang pertama dibuat itu pastinya tempat untuk budidaya lele. Nah, dibawah ini akan dijelaskan cara beternak lele didalam kolam terpal ato plastik.
Yuuuuuukk langsung saja kita baca dibawah ini

  • Budidaya ikan lele didalam kolam terpal ato plastik
Budidaya atau ternak ikan lele jumbo di kolam plastikdilakukan dengan cara beli terpal plastik yang banyak dijual di toko, seharga 70 ribuan (yang lebih mahal juga ada), tapi ini kualitasnya sudah cukup bagus. Pasang terpal plastik ke lubang kolam yang telah digali, kedalaman tanah 30 cm, tinggi permukaan tanah (dengan tanah urug sebelumnya) naik kan jadi 20-30 cm lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Sebagian di atas kolam dibuat atap pelindung, juga bagus. Sebagian terkena cahaya langsung matahari.
  • Kegiatan Pemeliharaanya
  1. Pertama kali buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah sedalam 30 cm, tanah galian lalu urug-kan saja ke sekitar pinggir calon kolam.
  2. Kedua Isi kolam dengan air bebas pencemaran bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM yg sudah diendapkan. kolam sebaiknya diberi pupuk kandang,urea,tsp dan didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton, kolam harus dlm kondisi air tdk jalan krn lele rentan terhadap perubahan air yg terus menerus dan lele akan selalu meloncat kearah sumber air mengalir. kedalaman kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm. Air kondisikan alami seperti di rawa/sungai, perbanyak tanaman air. Beri tanam-tanaman air juga bagus,semisal teratai, ganggang air, kangkung, dsb.sampai satu minggu jgn dulu kasih pakan (biarkan lele makan pakan alami tadi)
  3. Ketiga masukkan benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa, harganya sekitar 100-150 rupiah per ekor.  Coba isi kolam tadi dengan 300-400 ekor benih ikan lele. Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu
    kolam.
  4. Berikan pakan dua kali dalam sehari. Pakannya adalah pelet dan menu tambahan cacahan jeroan ayam. Menu tambahan ini ikan bisa cepat besar. Menu tambahan ini juga meningkatkan pertumbuhan lele. “Kalau biasanya sekilo ada tujuh ekor, setelah diberi pakan tambahan sekilo cuma enam ekor. Seandainya pakan tidak dikombinasi dengan jeroan ayam, satu periode panen memerlukan 30 karung pelet. Jika ditambah jeroan ayam sebanyak 50 kg dalam satu periode pemeliharaan, pelet bisa dikurangi separuhnya.
  5. Selain itu, masa panen (ukuran konsumsi) lele relatif lebih cepat daripada ikan konsumsi lainnya. Kalau gurami baru bisa dipanen sekitar delapan bulan. Lele sekitar 50 hari, kata seorang peternak lele.
Nah, itu saja informasi yang aku berikan mengenai budidaya ikan lele didalam terpal atau plastik. Semoga bisa menjadi wawasan kamu dalam pembuatan kolam lele. Selamat ber_Usaha ikan lele dan bisa sukses. heeheeeheeee
Detail
http://www.toko-baju-online.com/

LIKE Facebook Kita Dapatkan Koleksi Terbaru TOKO BAJU ONLINE terpercaya Indonesia



TESTIMONI
Lihat Testimoni Kita Klik Disini

TERIMA KASIH ...
 
Copyright © 2016. Rasa-Stroberi
Proudly powered by Blogger